Pilih Laman
MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK JUARA 1 PIMNAS 35

MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK JUARA 1 PIMNAS 35

Mahasiswa Fakultas Teknik Komputer Universitas Diponegoro  berhasil meraih peringkat pertama PKM-PM 2 yang berjudul  Mertamu Buadaya : Digitalisasis Budaya Edukasi Berbasis Board Game sebagai  Katalisator Pengenalan dan Pelestarian Budaya Indonesia Di KBSI Semarang, ini merupakan sarana kontribusi yang di berikan oleh mahasiswa Tim PKM-PM ini terdiri dari 2 mahasiswa yaitu Khanuun Maulida Puspita H. dari FT, dan Felisiana Ardelia Azzahra dari FT. “Kegiatan ini digelar dalam rangka mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) yang diadakan oleh KEMENRISTEK DIKTI dengan program pengajuan bernama Mertamu Budaya,” kata Khanuun Maulida Puspita H.


Program ini dilakukan oleh Tim PKM-PM UNDIP yang muncul atas keresahan para pengurus KBSI Semarang yang mencari berbagai bentuk cara yang menyenangkan untuk mengajar kebudayaan pada anak-anak disana agar tidak merasa jenuh akan pembelajaran. Adanya permasalahan tersebut membuat TIM PKM-PM UNDIP datang ke KBSI Semarang dan membimbing para pengajarnya untuk membantu menemukan solusi Bersama terkait dengan sistem pembelajaran budaya yang menyenangkan.

“Mertamu Budaya hadir sebagai solusi tersebut dengan memanfaatkan permainan kartu system board game yang terintegrasi dengan aplikasi mobile. Bersama dengan KBSI Semarang diimplementasikanlah permainan ini Bersama murid dan pengajar disana. Kebudayaan yang fokus TIM PKM-PM serta Pengajar KBSI Semarang ajarkan adalah kebudayaan dari Jawa Tengah. Mertamu Budaya memiliki sub program yang dilakukan untuk bisa memaksimalkan Output Edukasi kebudayaan tersebut. Dimulai dari “Siapa kita?” yang merupakan sesi perkenalan program “Mertamu Budaya” kepada siswa, dengan juga menampilkan kebudayaan Jawa Tengah agar siswa mengerti gambaran yang akan dipelajari Bersama.

Program selanjutnya adalah “Mari mengenal Jawa Tengah” yang disini TIM PKM-PM Bersama Pengajar melakukan tes pengetahuan kebudayaan Jawa Tengah kepada siswa siswi di KBSI Semarang. Kemudian dilanjutkan dengan Mari Bermain Board game Mertamu Budaya, program disini langsung di praktekkan pembelajaran kebudayaan Jawa Tengah dengan menggunakan board game Mertamu Budaya,” sambung Felisiana Ardelia A, kedua mahasiswa ini. Siswa Siswi di KBSI Semarang membentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 anak yang nantinya membutuhkan kartu Mertamu Budaya dan mempersiapkan 1 handphone dari pengajar untuk bermain. Mereka bermain dengan bersemangat karena bisa bermain game sambil belajar kebudayaan seperti tagline milik “Mertamu Budaya” yaitu “Mertamu Budaya, Bermain Sambil Belajar Budaya” Setelah program bermain tersebut selesai KBSI Semarang dan TIM PKM-PM melanjutkan program lain yaitu “Menari dan Menyanyi Bersama!” yang disini merupakan program belajar menari dan menyanyi. Pengajar bersama TIM PKM-PM mengajarkan tarian tradisional dan menari bersama.

Lalu setelah menari dilanjutkan dengan bernyanyi lagu daerah bersama. Untuk tes pemahaman akan pembelajaran yang ada beberapa anak maju sebagai perwakilan untuk bernyanyi dan menari di depan. Selanjutnya TIM PKM-PM dan pengajar melaksanakan kembali program “Mari Bermain Board Game Mertamu Budaya lagi!” yang disini fokus untuk belajar kebudayaan Jawa Tengah kembali untuk nantinya memaksimalkan output pemahaman kebudayaan yang didapatkan siswa siswi KBSI Semarang Dimulai dengan evaluasi dari pengetahuan siswa siswi KBSI Semarang dengan melakukan PostTest Kebudayaan Jawa Tengah. Dilanjutkan dengan evaluasi program bersama dengan pengurus serta pengajar KBSI Semarang.

Rangkaian program PKM-PM Undip ditutup dengan kesan dan pesan dari siswa-siswi, pengajar, pengurus, pengelola, dan orang tua dari siswa di KBSI Semarang,” Harapannya program “Mertamu Budaya” ini terus berlanjut dan berkembang di KBSI Semarang untuk dapat menghasilkan anak muda yang berjiwa cinta budaya Indonesia. Tidak hanya di KBSI Semarang saja, harapannya juga di komunitas belajar lain dapat ikut serta diterapkan dan mampu menjadi solusi atas permasalahan edukasi budaya di Indonesia.

Mahasiswa Teknik Elektro UNDIP Juara 1 Science Project pada ajang Tech Enthusiast Day 2022 yang Diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada

Mahasiswa Teknik Elektro UNDIP Juara 1 Science Project pada ajang Tech Enthusiast Day 2022 yang Diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro berhasil meraih peringkat pertama pada acara Tech Enthusiast Day (TED) 2022. TED 2022 hadir menjadi sarana kontribusi mahasiswa Indonesia dalam membangun Indonesia melalui beragam inovasi teknologi. TED 2022 yang bertemakan “Nextology: Bring Innovation for The Next Generation” hadir untuk mewadahi kreativitas/ mahakarya mahasiswa Indonesia dalam berkarya melalui penelitian untuk generasi masa depan. Dengan adanya TED yang berkategori Science Project diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat secara solutif dengan inovasi tepat guna untuk mencapai tujuan global dalam SDGs.
Tim yang terdiri dari Muhammad Adib Ubaidillah, Mohammad Fa’iz, dan Bernard Kenny Poya berhasil meraih Juara 1 pada TED 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada pada tanggal 12-13 November 2022. Adapun yang juara 2 berasal dari tim Universitas Gadjah Mada, dan juara 3 berasal dari Universitas Pertahanan RI.

Pada acara TED 2022, tim Capella yang dipimpin oleh Muhammad Adib Ubaidillah mengikuti kategori lomba Science Project dengan membawa inovasi berjudul “Smart Agribooster: Sistem Kontrol dan Monitoring Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Cabai Berbasis Internet of Things Bertenaga Panel Surya”. Secara singkat, Smart Agribooster merupakan teknologi tepat guna dari petani millenial bagi para petani Indonesia untuk mempercepat produktivitas tanaman, khususnya tanaman cabai dalam menghadapi isu resesi 2023.

Smart Agribooster dibuat sesuai dengan kebutuhan parameter tanaman, yang dilengkapi dengan fitur monitoring data suhu, cahaya, kelembapan tanah, dan kelembapan udara. Teknologi Smart Agribooster juga dilengkapi dengan sistem penyinaran dan penyiraman otomatis, yang dilengkapi dengan pemantauan kondisi gambar terkini yang dapat diakses melalui Smartphone. Sedangkan sumber daya dari teknologi tersebut diperoleh dari pemasangan Panel Surya yang memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT). Inovasi Smart Agribooster juga menjadi salah satu inovasi yang dapat dikembangkan lebih dalam dengan memanfaatkan metode Machine Learning sehingga penggunaan teknologi menjadi semakin efisien. Muhammad Adib Ubaidillah, selaku ketua mengaku senang atas pencapain yang telah diraih. Beliau berharap agar inovasi yang masih dalam tahap prototipe mampu dikembangkan untuk menjadi suatu sistem yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para Penyangga Tatanan Negara Indonesia/ Petani: Untuk Negeri, Hidup Petani!.

Mahasiswa Teknik Elektro Undip Sabet Penghargaan Internasional di Ajang Indonesia Invention Day 2022

Mahasiswa Teknik Elektro Undip Sabet Penghargaan Internasional di Ajang Indonesia Invention Day 2022

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro berhasil meraih prestasi internasional pada acara Indonesian Inventors Day (IID) 2022. IID 2022 hadir menjadi sarana kontribusi mahasiswa Indonesia dalam membangun Indonesia. IID hadir untuk memfasilitasi kreativitas mahasiswa Indonesia dalam berkarya melalui kolaborasi penelitian. Dengan adanya IID yang mengusung tema kolaborasi penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan secara komprehensif dengan solusi tepat guna untuk mencapai tujuan global dalam SDGs. Tim yang terdiri dari Natanael Bagus Jatinendra, Prima Prasetyo Simanjuntak, Rifaldi Kallolangi, Willy Ng, Nanda Fitri Tsalatsa, Bernard Kenny Poya, dan Shifa Auliya Oktifyanindar berhasil meraih medali silver pada IID 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Udayana pada tanggal 27-31 Oktober 2022.

Pada acara IID 2022, tim yang dipimpin oleh Natanael Bagus Jatinedra mengikuti kategori Protection of Environment, Energy, Water and Sanitation dengan membawa inovasi berjudul “Pump Automation System in Polder and Early Warning System to Anticipate Floods Based on Machine Learning and Internet of Things”.

Secara singkat, inovasi yang dibuat terdiri dari 2 sistem yaitu sistem deteksi banjir dan sistem pompa. Sistem yang telah dibuat memiliki banyak keunggulan seperti penggunaan Machine Learning yang mampu memprediksi terjadinya banjir dengan beberapa parameter seperti suhu, curah hujan, tinggi air, dan debit air. Selain itu, penggunaan Internet of Things memudahkan masyarakat untuk mengetahui kondisi sungai yang rawan akan banjir melalui smartphone. Natanael Bagus Jatinendra, selaku ketua, Jumat (11/11) mengaku senang atas pencapain yang telah diraih. Ia berharap agar inovasi yang masih dalam tahap prototipe mampu dikembangkan untuk menjadi suatu sistem yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Delegasi FT Juara 1 LKTIN ADVANCE

Delegasi FT Juara 1 LKTIN ADVANCE

LKTIN (Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional) merupakan salah satu rangkaian acara ADVANCE (Accounting Days Various National Seminar and Competition) yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi. ADVANCE terdiri dari 2 (dua) rangkaian kegiatan, diantaranya National Accounting Seminar dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional.

LKTIN yang saat ini diselenggarakan di tingkat nasional merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan minat menulis di kalangan mahasiswa. Melalui tema yang dipilih diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap kritis, dan kreatifitas bagi kalangan mahasiswa. Lomba tersebut dilaksanakan secara offline pada tanggal 26-28 Oktober 2022 di kampus Universitas Siliwangi. Tim Fakultas Teknik Universitas Diponegoro mengikuti lomba tersebut terdiri dari Nurhidayat, Adinda Dwi Putri Rahmawati, dan Diovan Fitra Pamuji yang berasal dari Departemen Teknik Kimia.

Meski berlatar belakang Teknik Kimia, nyatanya mereka mampu mengalahkan pesaing lainnya dalam bidang hitung-hitungan akuntansi dan keluar sebagai Juara 1 mengalahkan kandidat lain dari universitas pesaingnya. Ketiga mahasiswa tersebut diketahui juga sering mengikuti kompetisi serupa dan rajin menyabet gelar juara.

Delegasi FT Juara 1 EXCEED International Business Plan Competition

Delegasi FT Juara 1 EXCEED International Business Plan Competition

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) adalah rencana untuk membangun dunia yang lebih baik yang dampaknya dapat dirasakan oleh manusia dan bumi. Pada tahun 2030, tujuh belas tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs diharapkan dapat tercapai. Sejak 2015, SDGs telah diserukan dan disetujui oleh semua negara sebagai rencana terbaik dunia untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus melindungi lingkungan. Semua negara menyadari bahwa pengentasan kemiskinan harus berjalan seiring dengan strategi yang membangun pertumbuhan ekonomi dan menjawab berbagai kebutuhan sosial termasuk kesehatan, pendidikan, kesetaraan dan kesempatan kerja, sambil mengatasi perubahan iklim dan bekerja untuk melestarikan laut dan hutan kita, sehingga kreatif industri juga memainkan peran penting dalam mencapai tujuan SDGs. Karena seiring berjalannya waktu, limbah yang dihasilkan dari proses manufaktur hingga produk di industri kreatif dapat membawa dampak negatif bagi manusia dan bumi jika tidak ditangani dengan baik.

Oleh karena itu, School of Creative Industry (SCI) Universitas Ciputra mengadakan kompetisi business plan dalam acara Exceed 2022: “Bring Sustainability into Reality” dengan tema utama “Innovative & Sustainable Entrepreneurship in Creative Industry”. Kompetisi ini dibagi menjadi 4 subtema yang disampaikan dalam satu alur cerita yang masih berkaitan dengan dunia industri kreatif dan keberlanjutan. Diharapkan para peserta dapat membuat rencana bisnis yang membantu mewujudkan keberlanjutan di industri kreatif sehingga SDGs dapat tercapai.

Kali ini Fakultas Teknik mengirimkan 3 delegator mahasiswa dalam rangka mengikuti kompetisi tersebut. Mereka diantaranya adalah Muhammad Wafi Febriansyah, Harum Sintawati dan Berry Rizky Dzulhijjah. Ketiganya berasal dari Departemen Teknik Industri. Dalam membawa nama baik Fakultas Teknik, mereka mengusung Mangios: Sustainable Leather using Mango Waste merupakan inovasi baru untuk meningkatkan kualitas dari vegan leather baik dalam proses produksinya maupun usai pemakaiannya. Dalam proses pembuatannya, Mangios menggunakan limbah mangga sebagai bahan utama karena mengandung serat fiber yang sangat tinggi dengan pertimbangan bahwa di Indonesia banyak sekali limbah mangga saat musimnya, terutama di petani mangga, penjual mangga, dan warga lokal yang memiliki pohon mangga di halaman rumahnya. Dengan melalukan partnership dengan stakeholder tersebut maka juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia, terutama, petani dan penjual mangga, serta warga lokal. Sebagai pengganti PVC dan PU yang tidak ramah lingkungan, mangios menggunakan mycelium sebagai bahan tambahannya yang mana limbah mangga akan digunakan sebagai bahan makanan organik oleh mycelium agar membentuk struktur “benang” yang kemudian diproses untuk mendapatkan struktur seperti kulit untuk dikeringkan, diwarnai, dan disulam supaya mendapatkan tekstur timbul pada bahan kulit biasa. Mangios mudah untuk terurai dalam bumi karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan organik.

Hasilnya, para juri EXCEED International Business Plan Competition terpukau dengan inovasi yang mereka lakukan. Pada saat pengumuman, Harum beserta kawan-kawan merasa senang dan bangga karena mereka mendapatkan Juara 1 mengalahkan para kompetitor lain dari berbagi universitas. Hal ini merupakan inovasi baru dalam dunia bisnis dan industri serta layak untuk diberikan apresiasi. Fakultas Teknik turut memberikan dana delegasi sebagai wujud komitmen Fakultas Teknik untuk mendorong para mahasiswa agar selalu mengembangka ide-ide mereka untuk kemudian bersaing dengan dunia luar.

Delegasi Teknik Industri Juara 2 – ERGOCAMP 2022

Delegasi Teknik Industri Juara 2 – ERGOCAMP 2022

Ergonomics Summer Camp atau disingkat dengan ERGOCAMP merupakan kegiatan tahunan mahasiswa Teknik Industri yang dinaungi oleh Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI). Kegiatan ini berupa wadah silaturrahmi serta diskusi antar mahasiswa dan dosen di seluruh Indonesia yang memiliki ketertarikan pada bidang Ergonomi. ERGOCAMP telah berlangsung sejak tahun 2016, dimana pada tahun ini, kegiatan ERGOCAMP ke-6 akan diselenggarakan oleh empat universitas yang berada di wilayah Jakarta-Banten, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Tarumanegara, Universitas Serang Raya, dan Universitas Bina Nusantara.

Tahun ini perlombaan dilaksanakan di Anyer, Banten. Tahun ini Universitas Diponegoro mengirimkan 1 perwakilan Timnya dari Teknik Industri dalam ajang ERGOCAMP. Tim tersebut diberinama “Ergogo Team” yang diketuai oleh I Kadek Candra Parmana Wiguna (NIM.21070120140044) dengan 3 anggota lainnya yaitu Alya Niza Aulia (NIM. 21070119130120) , Muhammad Yusufa Riyan Fauzi (NIM. 21070120130086) dan Norma Triana K (NIM. 21070120140055) dengan dosen pembimbing yaitu Dr. Ir. Heru Prastawa, DEA dari dosen Teknik Industri. Dalam proses seleksi yang diikuti, Tim Universitas Diponegoro berhasil masuk kedalam Finalis lomba Essay dengan 4 Universitas lainnya seperti Universitas Jendral Soedirman, ITS, Unsera (Universitas Serang Banten), dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

I Kadek Chanda berserta tim ERGOCAMP FT

Tahun ini tim UNDIP berhasil menyabet Juara 2 kategori Essay ERGOCAMP 2022 mengalahkan tim finalis lainnya. Sebagai bentuk dukungan Fakultas Teknik juga memberikan bantuan biaya Delegasi kepada para delegator sebagai pematik agar selalu semangat dalam mengikuti kegiatan-kegiatan positif terlebih untuk berkompetisi.