Tim KKN Undip Dukung Lansia untuk Menua dengan Sehat melalui Senam Otak dan Seminar

Minggu, 20 Juli 2025, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 54 Universitas Diponegoro menggelar program bagi para lansia di Kelurahan Kramas, Tembalang. Berlangsung di halaman samping Masjid Jami’ Al Iman, puluhan lansia mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri dari pelatihan senam otak, seminar, dan pendampingan interaktif.

Jessyca, selaku ketua tim menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari Universitas Diponegoro dalam merawat fungsi kognitif dan sosial dari masyarakat usia lanjut. Menurutnya, para lansia perlu mendapatkan pemahaman baru mengenai penuaan yang sukses dan sehat.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia yang berada di Kelurahan Kramas mengenai successful aging serta senam otak untuk menunjang kesehatan fisik, fungsi kognitif, dan keterlibatan sosial,” ujarnya.

Acara dibuka dengan senam otak yang dipandu langsung oleh Dr. Dinie Ratri Desiningrum, S.Psi., M.Psi. dari Fakultas Psikologi Undip. Di sesi ini, para lansia dipandu untuk melakukan gerakan sederhana diiringi dengan musik riang dan gelak tawa. Senam ini bertujuan untuk melatihan koordinasi motorik, memperkuat daya ingat, dan menjaga kelenturan tubuh.

Selanjutnya, para peserta mendengarkan materi terkait successful aging yang disampaikan oleh Dr. Fuad Mas’ud, MIR. dan Dra. Darosy Endah Hyoscyamina, M.Pd. Dalam seminar ini, pemateri menjelaskan tentang cara mencapai penuaan yang sehat dan bermakna melalui perawatan fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Selain mendapatkan materi dan senam, para lansia juga mendapatkan pendampingan secara langsung dari Tim KKN-T 54 Undip. Para anggota tim ikut membantu para lansia dalam menyusun materi selama seminar, memfasilitasi diskusi, dan menuntun mereka selama mengikuti senam otak.

Kasmilah, salah satu peserta, mengaku senang dengan adanya program ini. Menurutnya, program ini tidak hanya mengajarkan hal-hal baru saja, tapi juga melatih para lansia agar tetap bugar dan berdaya kognitif prima.

“Saya sangat senang karena mendapatkan hal-hal yang baru, yaitu senam otak Kemudian dilanjut dengan tausiyah yang disampaikan Pak Fuad yang mencakup materi yang bagus. Materi yang disampaikan oleh Bu Darosy juga bagus. Dari Bu Dinie, senam otaknya mengajak ibu-ibu lansia agar otaknya tidak mudah lupa,” ujarnya.

Berita dan foto disadur dari Tim KKN-T IDBU 54 Undip