Tim EduTech BEM FT Undip Dorong Pembelajaran Digital dan Ramah Anak di SDN Kebondowo 3

Tim EduTech BEM Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan program edukasi terpadu bertajuk “Sistem Pembelajaran Terpadu SD Negeri Kebondowo 3”. Program ini berlangsung di sepanjang bulan Juli 2026.

Berlokasi di SD Negeri Kebondowo 3, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, program ini mengintegrasikan Smart Digital Classroom, penggunaan media ajar visual yang interaktif, serta pendekatan pembelajaran ramah anak untuk menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan adaptif.

Ketua Tim EduTech, Isra Nur ‘Aini, menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah memberdayakan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih aman dan efektif.

“Melalui program EduTech, kami ingin membantu guru tidak hanya mampu mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga menggunakannya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, aman, dan ramah anak,” ujar Isra.

Program ini terdiri dari tiga pilar utama, yaitu Smart Digital Classroom, pembelajaran interaktif berbasis digital, serta edukasi karakter dan penciptaan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Tim EduTech BEM Fakultas Teknik Undip memadukan teknologi digital Smart Digital Classroom, pembelajaran interaktif, dan edukasi karakter untuk menciptakan sistem pembelajaran yang ramah anak di SDN Kebondowo 3

Dalam Smart Digital Classroom, tim EduTech menyediakan perangkat pendukung seperti proyektor, pengeras suara, dan konektor jaringan. Selain menyiapkan perangkat, tim juga melatih para guru agar bisa memanfaatkan perangkat tersebut dengan baik.

Untuk mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih interaktif, para guru kemudian dilatih agar bisa mengaplikasikan media digital dalam kegiatan belajar-mengajar, seperti menggunakan animasi, permainan simulasi, video edukatif, dan aplikasi pembelajaran mandiri.

Tim EduTech juga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang untuk membekali siswa dengan materi-materi bermanfaat, seperti pendidikan karakter, pencegahan perundungan, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta edukasi sosial dan lingkungan

Melalui sinergi teknologi dan pendampingan ini, Isra berharap perubahan yang dibawakan dapat berdampak baik secara jangka panjang

“Kami berharap Smart Digital Classroom dapat dimanfaatkan secara mandiri dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa di SD Negeri Kebondowo 3,” pungkasnya.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan lembaga sosial mampu menghadirkan transformasi pendidikan yang lebih inovatif, interaktif, ramah anak, serta relevan dengan perkembangan zaman.

Berita dan foto oleh BEM Fakultas Teknik Undip

Sustainable Development Goals

SDG-10-150x150
SDG-11-150x150
SDG-12-150x150
SDG-13-150x150
SDG-17-150x150
SDG-3
SDG-4-150x150-1
SDG-9-150x150