Mahasiswa Teknik Sipil Undip Sabet Juara 1 dan Best Model dalam ICEE ITB 2026

Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) kembali mendulang prestasi gemilang di kompetisi nasional. Tim Circle Tekdung dari Departemen Teknik Sipil sukses membawa pulang 2 piala dalam ITB Civil Engineering Expo (ICEE ITB) 2026. Kompetisi ini digelar pada 12-15 Februari 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tim yang beranggotakan Abimanyu Cahya Nugraha, Seqha Ellindra Himawati Sudarsono, dan Ferdian Fauzi Wahyudi ini berhasil meraih Juara 1 dan Best Model dalam kompetisi Geotechnical Engineering Case Competition (GECC). Kompetisi ini mempertemukan puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi untuk mencari solusi terbaik dalam memecahkan permasalahan keteknikan sipil di Indonesia.

Abimanyu Cahya Nugraha, salah satu anggota tim menuturkan, kompetisi ini menantang para peserta untuk merancang purwarupa perkuatan lahan dengan metode soil nailing. Tim Circle Tekdung unggul berkat rancangan yang terbukti paling efektif dan efisien dalam menahan beban saat uji pembebanan.

“Kasus utama dalam babak final sendiri adalah perancangan dan perencanaan prototype soil nailing…Selanjutnya, prototype yang sudah kami rakit akan dilakukan uji pembebanan untuk menilai efektivitas dan efisiensi pemasangan soil nailing,” ucap Abimanyu.

Abimanyu mengakui bahwa timnya sempat merasa kurang percaya diri pada tahap penyisihan. Namun, semangat dan ambisi yang terus tumbuh membuat mereka mampu tampil maksimal hingga akhirnya keluar sebagai juara.

“Pada tahap penyisihan, jujur kami tidak percaya diri kalau kami akan lolos ke tahap final…Kami sedikit menaikkan ekspektasi dan ambisi kami bahwa kami bisa untuk memenangkan kompetisi ini,” ungkapnya.

Kemenangan ini menjadi motivasi besar bagi tim Circle Tekdung. Abimanyu berharap, pengalaman tersebut bisa menjadi langkah awal bagi tim untuk terus berkembang dan mengukir prestasi-prestasi lainnya bagi Fakultas Teknik Undip.

“Harapan saya dan tim saya, semoga ini bisa menjadi langkah awal sekaligus menjadi bahan bakar yang dapat memotivasi teman-teman lain untuk dapat mengukir prestasi lainnya,” pungkasnya.

Prestasi ini mencerminkan komitmen Fakultas Teknik Undip dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas, adaptif terhadap kebutuhan industri, serta berdampak nyata bagi masyarakat.