Mahasiswa Departemen Teknik Komputer Universitas Diponegoro (Undip), Zeka Emo, terpilih sebagai salah satu peserta program DGIST Summer Undergraduate Research Fellowships (D-SURF) 2026 di Korea Selatan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 7 Agustus 2026.
Program ini diselenggarakan oleh Daegu Gyeongbuk Institute of Science and Technology (DGIST), salah satu perguruan tinggi publik di Korea Selatan yang berfokus pada riset sains dan teknologi. Di program ini, Zeka bersama puluhan peserta dari Indonesia menjalani riset selama 6 minggu di laboratorium milik DGIST.
Dalam menjalani program ini, Zeka turut mendapatkan dukungan dari Undip melalui program World Class University, yaitu inisiatif dari Undip untuk meningkatkan reputasi Undip di panggung internasional melalui program-program internasionalisasi.

Zeka bergabung sebagai mahasiswa peneliti tamu di Bidirectional AI for Software Engineering (BASE) Laboratory. Di bawah bimbingan Prof. Kisub Kim, ia berfokus untuk menjalankan penelitian pada pengembangan Large Language Models (LLMs) dalam mendukung tugas-tugas pengodean (coding).
Tidak hanya berkutat dengan riset di laboratorium, Zeka juga berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan yang difasilitasi oleh DGIST, seperti kelas pembuatan stempel tradisional Korea dan tur Kota Daegu. Selain itu, para peserta diajak melakukan kunjungan industri ke POSCO, salah satu produsen baja terkemuka dunia yang berbasis di Kota Pohang.
Zeka mengaku sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari D-SURF 2026. Menurutnya, pengalaman ini memberikan banyak wawasan baru, khususnya mengenai perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan dinamika dunia riset global.
“Program ini memberi saya exposure yang lebih luas terhadap iklim riset, khususnya di bidang AI for Software Engineering, sekaligus membantu saya menimbang jalur akademia atau industri setelah lulus S1 nanti,” ujarnya.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari kapasitas mahasiswa Fakultas Teknik Undip dalam bersaing di kancah internasional. Harapannya, keberhasilan ini bisa menginspirasi para mahasiswa Fakultas Teknik Undip lainnya untuk terus mengukir prestasi di tingkat global.


