Jumat, 6 Februari 2026, Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan Upacara Purna Adi Cendekia kepada empat guru besar yang sudah memasuki masa purna tugasnya. Salah satu diantaranya adalah Prof. Ir. Abdullah, M.S., Ph.D.
Prof. Abdullah merupakan salah satu guru besar dari Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik Undip. Perjalanan karir beliau dimulai setelah lulus S1 dari Universitas Diponegoro pada 1982. Beliau kemudian melanjutkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada pada 1989. Beliau berhasil memperoleh gelar Ph.D. dari Universiti Teknologi Malaysia di tahun 2002.
Sepanjang 42 tahun masa pengabdiannya , Prof. Abdullah banyak memberikan sumbangsih berharga dalam pengembangan bioteknologi berbasis mikroorganisme. Penelitiannya berfokus pada biopolimer Polihidroksibutirat (PHB), yang menjadi salah satu terobosan penting di bidang teknologi ramah lingkungan.
Selain berkontribusi di bidang akademik dan riset, Prof. Abdullah juga aktif mengabdi di bidang tatakelola kelembagaan. Beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris (periode 1992-1996) dan Ketua (periode 2004-2011) di Jurusan Teknik Kimia Undip. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Undip pada 2011-2015, serta menjadi anggota Senat Akademik Undip untuk periode 2016-2021.
Prof. Abdullah juga tercatat aktif berkarya di Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKK-PII) sebagai Koordinator Penelitian dan Pengembangan, serta aktif di Asosiasi Pendidikan Teknik Kimia Indonesia (Aptekindo) sebagai anggota Divisi Kemahasiswaan.
Dalam upacara Purna Adi Cendekia ini, Prof. Abdullah menyampaikan pidato berjudul “Pembuatan Biopolimer Poli Hidroksi Butirat (PHB) dari Pati Singkong dan Urea oleh Bacillus Megaterium Sp.”. Pidato ini menjadi penghormatan atas kontribusi beliau dalam pengembangan bioteknologi di Indonesia.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan terima kasihnya kepada para guru besar yang telah menyelesaikan masa baktinya di Undip. Beliau berharap, hasil karya dan dedikasi para guru besar selama bekerja di Undip dapat dinikmati oleh generasi penerus di masa depan.
“Saat ini dapat dilihat dan dinikmati bersama kemajuan kampus UNDIP. Mulai dari gedung-gedung sarana pendidikan yang hampir selesai pembangunannya. Hingga pembangunan dan perkembangan fasilitas lain seperti jogging track dan UndipRumah Kita yang hijau, bersih dan ‘instagramable’, jadi tempat foto yang nyaman dan indah,” ujarnya.
Foto dan berita disadur dari Humas Undip