Guru Besar Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS., terpilih sebagai salah satu anggota delegasi Indonesia dalam forum internasional bertajuk Resilience, Innovation, Sustainability, and Empowerment (RISE) Week 2025. Kegiatan ini berlangsung di Shanghai pada 17-22 Oktober 2025.
RISE Week merupakan acara yang digelar oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerja sama dengan Tongji SDG Innovation Lab on Climate and Disaster Resilience (RISE Lab). Mengambil tema “Co-creating Resilient Urban Futures“, 16 negara hadir untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam menghadapi tantangan iklim untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Selama enam hari, para peserta yang terdiri dari pemerintah, akademisi, dan swasta saling berdiskusi dan berkolaborasi dalam membahas topik-topik terkait ketahanan perkotaan dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk menghadiri lokakarya, forum, serta pelatihan interaktif yang diselenggarakan oleh UNDP dan RISE Lab.

Para peserta juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa laboratorium dan fasilitas riset yang dimiliki oleh Tongji University, seperti seperti State Key Laboratory of Disaster Reduction in Civil Engineering, Tongji Smart Campus Cockpit, serta beberapa ikon kota Shanghai seperti Shanghai Tower dan Shanghai Urban Landscape Models.
Menurut Prof. Wiwandari, forum ini penting untuk membuka wawasan baru terkait bagaimana kota bertahan dan beradapatasi dengan tantangan iklim. “Kolaborasi internasional seperti RISE Week ini membuka ruang bagi kita untuk melihat bagaimana kota-kota dunia beradaptasi terhadap tantangan iklim melalui inovasi dan praktik berbasis bukti,” ujarnya.
Beliau menambahkan, forum ini memberikan banyak wawasan baru terkait langkah-langkah proaktif jangka panjang dalam menangani krisis iklim, seperti penataan kota berbasis alam (nature-based solutions), teknologi transportasi rendah emisi, serta inisiatif kebijakan berbasis riset tepat guna (evidence-based policy).
“RISE Week mendorong adaptasi kota terhadap tantangan iklim serta membangun masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan lewat inovasi, pembelajaran bersama, dan kemitraan inklusif,” tambahnya.
Prof. Wiwandari berharap, kesempatan ini bisa memberikan dampak nyata bagi kemajuan perencanaan kota berkelanjutan Indonesia di kancah global. “Keikutsertaan kami bukan hanya untuk belajar, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan global perencanaan kota berkelanjutan,” tukasnya.
Hak cipta foto sepenuhnya milik RISE Lab