FT Undip dan Sukun Jalin Kerja Sama untuk Kembangkan Teknologi Industri Hasil Tembakau

Kamis, 20 Agustus 2026, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Sukun Wartono Indonesia (Sukun). Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Multimedia, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 3.

Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan teknologi industri hasil tembakau. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang rokok, Sukun berkomitmen untuk mengintegrasikan teknologi dalam sistem produksi olahan tembakau agar lebih efektif dan efisien.

“Kita ini selaku pelaku usaha senang ada di sini…Dari visi misi kami, sesuai dengan progres itu, penggunaan teknologi itu kami kedepankan,” ujar Chaulanna Rindho Wartono, Manajer HRD PT Sukun Wartono Indonesia.

Beberapa program yang akan dijalankan dalam kerja sama ini meliputi pemagangan dan rekrutmen kerja bagi mahasiswa Fakultas Teknik Undip, kunjungan industri, riset dan pengembangan teknologi, pembentukan Pusat Pelatihan Terpadu, serta kegiatan pengabdian masyarakat bersama.

Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Fakultas Teknik Undip selalu berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui sinergi dengan industri di Jawa Tengah.

“Kita tentu sangat senang, apalagi Sukun di daerah Pantura, dan kita Undip ini kekhasan (kajian)-nya Pantura. Akan lebih maksimal kalau Sukun men-support kita dalam hal pengabdian kepada masyarakat, sesuai yang bisa dirasakan langsung ke masyarakat,”ujarnya.

Prof. Jamari berharap kerja sama ini dapat segera berjalan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“(Kerja sama ini) pokoknya kita kerjakan. Nanti masyarakat yang menilai. Selama ini kita (Fakultas Teknik) masih mandiri (dalam pengabdian masyarakat). Mungkin lebih bagus kalau Sukun ikut di situ nantinya,” harap Prof. Jamari.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Fakultas Teknik Undip dan PT Sukun Wartono Indonesia dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, sekaligus membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi serta pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah.

Sustainable Development Goals

SDG-17-150x150
SDG-4-150x150-1
SDG-8-150x150
SDG-9-150x150