Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) kembali menjalani proses audit untuk resertifikasi ISO 21001:2018. Rangkaian acara ini dibuka secara resmi pada Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Engineering Hall, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 5.
Dalam proses audit yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 7 Mei 2026 ini, Fakultas Teknik Undip menggandeng PT SGS Indonesia sebagai auditor eksternal. Audit dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh unit dan departemen untuk memastikan bahwa sistem manajemen organisasi pendidikan yang diterapkan telah memenuhi standar internasional.
Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa sertifikasi ISO 21001:2018 merupakan sarana penting dalam memenuhi standar pendidikan yang berlaku di kancah nasional maupun internasional.
“Ketika kami akreditasi, baik nasional maupun internasional, saat kami memiliki ISO (21001:2018), ini justru sangat perlu sekali. Dan pun sama, ketika kita mau akreditasi ISO, kalau ada proses-proses akreditasi, itu kita lalui, itu juga jadi mudah (dilalui),” ujar Prof. Jamari.
Lebih lanjut, Prof. Jamari menjelaskan bahwa keberhasilan Fakultas Teknik dalam mempertahankan standar mutu selama ini bertumpu pada tiga tindakan utama, yaitu konsistensi, responsivitas, dan adaptasi terhadap kebutuhan di masa sekarang. Beliau optimis Fakultas Teknik Undip bisa mempertahankan sertifikat ISO 21001:2018 di tahun ini.
“Ada tiga hal, yaitu kita konsisten, apa-apa yang sudah dicapai kita kondisikan untuk melaksanakan standar-standar yang telah ditetapkan… Kemudian kita juga responsif, mengikuti dinamikanya macam-macam… Dan ketiga adalah kita adaptif… Pelayanan kita sesuai dengan kebutuhan bermacam-macam karakter,” tambahnya.
Melalui audit resertifikasi ini, Fakultas Teknik Undip mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan teknik unggulan di Indonesia. Diharapkan, langkah ini bisa membawa Fakultas Teknik Undip agar semakin unggul, semakin terpercaya, dan bisa bersaing di level global.
“Kita membangun itu tidak hanya sistem, tetapi juga fisik. Dan tujuannya tidak lain hanya ingin meningkatkan pelayanan,” pungkas Prof. Jamari
