Fakultas Teknik Undip dan Pertamina Jalin Kerja Sama untuk Cetak Insinyur Profesional

Rabu, 19 Agustus 2026, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pertamina (Persero). Acara penandatanganan berlangsung di Ballroom Rama Shinta, Hotel Patra Semarang & Convention.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Pertamina diwakili oleh Vice President Learning Management PT Pertamina, Rosalia Ambar Yuniarti. Sementara dari pihak Undip diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.

Perjanjian ini bertujuan untuk melaksanakan program profesi insinyur bagi perwira Pertamina. Rencananya, para peserta akan mengikuti program profesi di Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Undip melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, para peserta program juga mendapatkan pendampingan dalam mengurus Sertifikasi Kompetensi Insinyur Profesional (SKIP). Dengan adanya kerja sama ini, peserta program diharapkan bisa menjadi insinyur sesuai dengan regulasi keinsinyuran yang berlaku.

Senior Vice President Pertamina Corporate University, Robby Rafid, menegaskan pentingnya kerja sama ini dalam meningkatkan kompetensi perwira Pertamina agar sesuai dengan standar profesional internasional.

“Penguatan kapasitas SDM merupakan fondasi penting di perusahaan kita…Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan yang hari ke hari semakin kompleks, maka tentunya kita membutuhkan perwira-perwira yang tidak hanya memiliki keahlian teknis, tapi juga mampu menerapkan standar profesional,” ujarnya.

Robby berharap, ke depannya semakin banyak kerja sama yang bisa dibangun antara PT Pertamina dengan Fakultas Teknik Undip.

“Kami berharap, kolaborasi bersama Undip ini dapat terus ditingkatkan, tidak saja di program profesi insinyur, tetapi barangkali nanti bisa berlanjut di program research dan lainnya,” harapnya.

Dengan adanya penandatanganan PKS ini, diharapkan peluang kolaborasi antara Fakultas Teknik Undip dan mitra industri semakin terbuka luas, sehingga mampu memperkuat pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan industri serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sustainable Development Goals

SDG-17-150x150
SDG-4-150x150-1
SDG-8-150x150
SDG-9-150x150