Kamis, 18 September 2025, Fakultas Teknik menyelenggarakan lokakarya dengan tema “Optimalisasi peran Dosen Pembina Kemahasiswaan dan Badan Konsultasi Mahasiswa pada pelaksanaan kaderisasi mahasisswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro”. Lokakarya ini diadakan di Hotel Grand Candi, Semarang.
Menurut Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., IPM., lokakarya ini digelar untuk menyiapkan para Dosen Pembina Kemahasiswaan (DPM) dan dosen anggota Badan Konsultasi Mahasiswa (BKM) dalam menghadapi kaderisasi mahasiswa yang saat ini sedang berjalan.
“Untuk kegiatan sosialisasi (terkait kaderisasi), ini sosialisasi kami yang ketiga. Yang pertama kami sudah melakukan dengan BEM dan juga Ketua Himpunan. Dua hari yang lalu kami melakukan sosialisasi kepada Kadep. Dan yang ketiga yaitu sosialisasi bagi Dosen Pembina Kemahasiswaan dan dosen Badan Konsultasi Mahasiswa,” ujar Prof. Nita.
Beliau menambahkan, lokakarya ini juga ditujukan untuk mengoptimalkan fungsi BKM dalam memberikan layanan konseling bagi para mahasiswa. Harapannya, dengan adanya lokakarya ini, BKM bisa berjalan dengan lebih optimal.
“Kalau di FT itu, mahasiswa adalah anak-anak kita. Sebagai orang tua kita harus memberikan pendampingan dan bimbingan terbaik kepada adik-adik mahasiswa,” tambahnya.
Lokakarya ini terdiri dari dua sesi. Sesi pertama terkait kaderisasi diisi oleh Prof. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., Ph.D., IPM. selaku Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan dan Muhammad Mujiya Ulkhaq, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Koordinator Kemahasiswaan.
Sesi kedua terkait dampak kaderisasi terhadap mahasiswa dan cara membangun komunikasi yang efektif diisi oleh Annastasia Ediati, S.Psi., M.Sc. selaku Kepala UPT LKDPDEM Undip. Sedangkan moderator dipegang oleh Anita Galih Ringga Jayanti, S.T., M.T., Koordinator Konseling dan Ruang Bicara Fakultas Teknik.
Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. berharap, lokakarya ini bisa menghasilkan solusi terbaik dalam menangani masalah kemahasiswaan di Fakultas Teknik.
“Cukup banyak masalah kita, dan hari ini kita ingin coba menghadapinya sebagai sebuah tim Fakultas Teknik. Apapun itu, mereka adalah anak-anak kita. Kita tidak boleh terlalu kencang, tapi tidak boleh terlalu tidak kencang. Kita mencari formula yang terbaik.”