Inovasi Membran MOF-Kolagen Bawa Mahasiswa Teknik Kimia Raih Juara 2 di ISOTERM OKTAN ITB 2026

Tim mahasiswa dari Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meraih prestasi membanggakan. Tim BioMOF sukses mendapatkan Juara 2 dalam kompetisi bertajuk Indonesia’s Innovative Research Competition (ISOTERM) OKTAN ITB 2026. Kompetisi ini berlangsung pada 6-8 Februari 2026.

ISOTERM merupakan lomba karya tulis tingkat nasional yang digelar sebagai rangkaian dari OKTAN ITB, yaitu acara utama dari Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK) AMISCA ITB. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan bertujuan untuk memacu inovasi baru terutama di bidang kimia.

Dalam kompetisi ini, tim yang terdiri dari Juan R. Syahdi, Faruq Naufal Yusuf, dan Azifa Rusyda Dewi ini membawa gagasan yang berjudul “Modifikasi Membran Ultrafiltrasi Berbasis Metal-Organic Frameworks dan Collagen sebagai Pengolahan Limbah Domestik Rumah Tangga Berkelanjutan”.

Juan R. Syahdi, selaku anggota tim menjelaskan, karya ini mengombinasikan teknologi Metal-Organic Frameworks (MOF) dengan kolagen sebagai bahan membran untuk menyaring air limbah. Dengan menggunakan dua bahan tersebut, proses filtrasi menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis.

“Menurut saya, di inovasi ini terdapat keterbaruan, di mana kombinasi MOF dan kolagen sebagai dual-modifier dalam satu sistem membran. Lalu, tidak hanya fokus teknis, tapi juga ada analisis ekonomi, cukup relevan dengan isu lingkungan, dan mendukung SDG 6 (Clean Water and Sanitation),” ujarnya.

Juan menambahkan, kemenangan ini merupakan capaian yang cukup membanggakan. Awalnya ia sempat ragu selama kompetisi berlangsung. Namun, tekad dan semangat membawa tim ini melaju hingga final dan sukses membawa pulang juara.

“Sejujurnya, di awal kami sempat saat melihat inovasi yang luar biasa dan nama-nama besar dari tim pesaing. Tapi kami tetap do our best dan berjuang sampai akhir.”

Ia berharap, tim BioMOF bisa semakin termotivasi untuk mengembangkan inovasi yang mereka kerjakan serta aktif dalam mengikuti kompetisi-kompetisi lain ke depannya.

“Kami berharap, pencapaian ini tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin menjadikannya sebagai motivasi besar untuk terus berkembang dan menjajaki lebih banyak kompetisi,” tukasnya.