Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) bekerja sama dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA) sukses menggelar dua kompetisi riset sekaligus, yaitu the 7th ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) untuk skala internasional dan The 2nd National Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (NISEEF) untuk skala nasional.
Kompetisi ini digelar dalam dua format, yaitu format daring pada 26-28 Januari 2026 dan format luring yang diadakan pada 10-12 Februari 2026 di Gedung Prof. Soedarto, kampus Undip Tembalang. Dalam kompetisi ini, ada delapan bidang yang dipertandingkan, yaitu Ilmu Sosial; Sains Inovatif; Ilmu Lingkungan; Kewirausahaan; Aplikasi Industri; Informatika, Robotika, dan AI; Sains Kehidupan; dan Fisika, Energi, dan Kerekayasaan.
Presiden IYSA, Deni Irawan, M.Pd. mengungkapkan, kompetisi ini menjadi wadah untuk memunculkan inovasi-inovasi baru yang bisa menjawab tantangan global saat ini. Melalui dua kompetisi tersebut, para peneliti muda dari Indonesia dan negara-negara peserta lainnya saling bertemu dan berkomunikasi untuk mengembangkan solusi baru bagi permasalahan dunia.
“Saat ini kita menemukan diri kita berada di tengah revolusi industri keempat, yang ditandai dengan konvergensi teknologi digital, fisik, dan biologis yang tidak terduga. Hal ini memicu munculnya penemuan-penemuan perintis…Inovasi-inovasi ini bekerja sebagai pemicu perkembangan ekonomi dan kesejahteraan di negara kita,” ujarnya.

Pada tahun ini, AISEEF dan NISEEF diikuti oleh total 530 tim, dengan rincian 260 tim di kompetisi daring dan 273 tim di kompetisi luring. Ratusan tim tersebut berasal dari 15 negara, diantaranya adalah Tailan, Turki, Meksiko, Malaysia, Romania, Korea Selatan, Filipina, Maroko, Turkmenistan, Uzbekistan, Republik Ceska, Romania, dan Masedonia Utara.
Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menyambut baik adanya kegiatan kompetisi ini. Beliau berharap, para peserta bisa menunjukkan kualitas penelitiannya dan saling bertukar ide sehingga bisa menumbuhkan inovasi-inovasi lainnya yang lebih berdampak bagi masyarakat.
“Saya mendukung Anda semua untuk memaparkan hasil karya Anda dengan percaya diri, integritas, dan semangat intelektual. Semoga Anda bisa menunjukkan keaslian dari ide-ide Anda, kualitas riset Anda, dan dampak potensial dari inovasi yang Anda bawa,” ucap Wijayanto.




