Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (DPWK) Undip bekerja sama dengan Handong Global University (HGU) menyelenggarakan program Joint Course dengan tema “Sustainable Coastal Urban Futures: A Planning Studio for Settlements and Livelihoods in Semarang“. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid pada tanggal 8 September – 5 Oktober 2025.
Acara ini ditujukan sebagai upaya dari DPWK Undip dalam mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin kesebelas mengenai Kota dan Komunitas yang berkelanjutan. Sebagai salah satu kota yang terancam perubahan iklim, topik ini menjadi isu penting yang perlu dibahas di Semarang.
“Secara khusus, Joint Course ini mengambil kasus kerentanan pesisir Kota Semarang yang terdampak perubahan iklim dan akibat negatif perkembangan kota. Tema keberlanjutan wilayah pesisir perkotaan dielaborasi dengan memperhatikan sistem perkotaan, kerentana, dan strategi adaptif masyarakat dan pemerintah lokal,” ujar Maya Damayanti, S.T., M.A., Ph.D. selaku Ketua Panitia.
Program Joint Course ini diisi oleh beberapa peneliti dari berbagai universitas. Diantaranya adalah dari Prof. Chun, Hyun-Jin, Ph.D. dari Nanjing University of Aeronautics and Astronautics; Prof. Hyung Min Kim dari University of Melbourne; Dr. Fadjar Hari Mardiansjah, M.T., MDP., Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, M.T., MPS., dan Maya Damayanti, S.T., M.A., Ph.D. dari Universitas Diponegoro; dan Prof. Hee Jin Yang dari Handong Global University.
Selain mendapatkan materi kuliah, para peserta juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Di sini, para peserta melakukan berbagai aktivitas bersama warga. Mulai dari menanam mangrove di pesisir Pantai Mangkang, diskusi grup terpadu bersama warga sekitar, serta observasi lapangan.

“Melalui kombinasi kuliah, kerja kelompok, observasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD), peserta atau mahasiswa dapat memperoleh pemahaman komprehensif tentang tema yang dipilih,” ungkap Maya.
Menurut Maya, acara ini berhasil menumbuhkan gagasan solutif dari para mahasiswa yang dapat diimplementasikan di Kota Semarang. “Tujuan Summer Course ini adalah agar peserta dapat berbagi gagasan solutif melalui rumusan rencana aksi yang dapat diimplementasikan dalam kasus terpilih.”
Ia berharap, kegiatan ini bisa mempererat kerja sama antara Undip dan Handong Global University, sehingga bisa meningkatkan reputasi Undip di kancah global.
“(Kami berharap) Kerja sama antara Undip dan HGU ini dapat berlanjut pada kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan kontribusi global Undip dalam Academic Reputation, Employer Reputation, dan International Research Network,” harapnya.
Berita disadur dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Undip