10 Proposal PKM Fakultas Teknik Undip Sukses Raih Pendanaan dan Insentif PKM 2026

Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) kembali mencatat hasil mengesankan dalam seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun ini. Dari hasil pengumuman resmi yang dirilis oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek, Fakultas Teknik Undip berhasil meloloskan 10 proposal PKM untuk mendapatkan pendanaan maupun insentif dari Kemendiktisaintek.

Capaian ini menjadikan Fakultas Teknik Undip sebagai fakultas dengan sumbangsih proposal PKM terbanyak kedua di Universitas Diponegoro. Keberhasilan ini menjadi hasil nyata dari komitmen Fakultas Teknik Undip dalam menciptakan ekosistem riset yang kompetitif, inovatif, dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika.

Dari 10 proposal yang berhasil lolos pendanaan, skema PKM Riset Eksakta (PKM-RE) menjadi skema yang paling banyak menerima proposal PKM dengan 4 proposal yang diterima. Selanjutnya, ada skema PKM Kewirausahaan Cipta (PKM-KC) yang menerima 2 proposal, dan skema PKM Kewirausahaan (PKM-K) dengan 1 proposal.

Selain itu, ada 3 proposal PKM dari Fakultas Teknik Undip yang berhasil mendapatkan insentif, dengan rincian 2 proposal PKM yang meraih insentif melalui skema PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT), dan 1 proposal melalui skema PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI).

Keberhasilan ini juga ditandai dengan beragamnya departemen yang sukses meloloskan tim mahasiswanya ke ajang PKM. Tercatat, Teknik Kimia menjadi departemen yang memberikan sumbangsih proposal terbanyak dengan 5 proposal, diikuti dengan Teknik Elektro dengan 3 proposal, serta Perencanaan Wilayah & Kota dan Teknik Industri dengan masing-masing 1 proposal.

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mengapresiasi capaian PKM Fakultas Teknik Undip di tahun ini. Menurut beliau, capaian tahun ini cukup baik karena mencakup banyak departemen dan skema yang lebih beragam dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini ada beberapa skema yang tahun lalu kita belum ada, tetapi tahun ini ada. Contohnya PKM-GFT dan PKM-AI…Di tahun ini juga, departemen yang memperoleh pendanaan itu lebih banyak…Ini menunjukkan bahwa atensi ke PKM ini sudah memperoleh hasilnya. Jadi tidak hanya departemen-departemen tertentu, tapi rasanya semua sudah semangat untuk mengajukan usulan untuk proposal PKM,” ujarnya.

Prof. Nita berharap, proposal-proposal yang mendapatkan pendanaan dan insentif PKM di tahun ini bisa melaju dan lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026. Apalagi mengingat PIMNAS tahun ini akan diselenggarakan di Universitas Diponegoro.

“Harapannya tahun ini kita bisa lebih banyak yang lolos PIMNAS. Karena secara internal, Fakultas Teknik sendiri memberikan support dana pendamping untuk dosen pendamping…Tentunya karena kita tuan rumah, secara psikologis malu juga kalau misalnya yang lolos sedikit,” harapnya.

Sustainable Development Goals

SDG-4-150x150-1
SDG-9-150x150