Tim Rompi Kuning dari Teknik Kimia Undip Sukses Raih Juara 1 di POISE UGM 2025

Mahasiswa Fakultas Teknik kembali menorehkan prestasi membanggakan di level nasional. Tim Rompi Kuning dari Departemen Teknik Kimia Undip berhasil meraih Juara 1 dalam Safety Competition POISE UGM 2025. Kompetisi ini digelar pada 8 – 9 November 2025.

Process Engineering Series of Events atau POISE adalah rangkaian acara tahunan yang diselenggarakan oleh KMTK UGM. Mengambil tema “Enhancing Green Industries for a Sustainable Future”, acara ini digelar sebagai wadah untuk mempertemukan berbagai akademisi, mahasiswa, dan praktisi di bidang teknik kimia dari seluruh Indonesia. Acara ini terdiri dari berbagai mata lomba, yaitu kompetisi Business Case, Paper & Poster, Safety, dan Chem-e-Car.

Tim Rompi Kuning yang terdiri atas Gisela Fortunata Putri, O.K. Muhammad Fauzan, dan V. Jovian Luxioctafiano Grasia membawakan karya yang berjudul “SATRIA: Safety Advanced Technology for Ammonia Production“. Menurut Gisela, selaku salah satu anggota, inovasi ini bisa menjadi solusi untuk produksi amonia yang lebih aman dan ramah lingkungan.

“Untuk Safety Competition, secara garis besar studi kasusnya adalah parahnya proses konvensional amonia yang menimbulkan banyak emisi. Kami peserta diminta untuk menentukan proses mana yang aman dan feasible sebagai langkah transisi energi,” ucap Gisela.

Dalam SATRIA, tim Rompi Kuning mengusung transisi energi dalam produksi amonia dengan menggunakan Blue Hydrogen dan Green Hydrogen. Dengan menggunakan dua jenis hidrogen, proses produksi amonia bisa semakin aman dan inovatif.

“Kami memilih transisi energi menuju Blue dan Green Hydrogen…Semua kami inovasikan untuk menghasilkan proses yang inovatif namun juga tetap safety,” jelasnya.

Gisela mengungkapkan, ia dan tim sempat tidak menyangka timnya bisa berhasil meraih Juara 1 di kompetisi ini. Ia mengaku cukup lega ketika timnya berhasil membawa prestasi bagi Undip. “Jujur saya dan tim tidak menyangka bahwa akan menjadi juara di kompetisi ini… Setelah diumumkan menjadi juara, tentunya kami senang dan merasa lega karena kerja keras kami akhirnya terbayarkan.”

Ia dan timnya berharap, semakin banyak peluang baru untuk berprestasi di masa depan. “Harapannya adalah ingin dapat terus mengembangkan diri dan semoga melalui lomba ini, dapat membuka peluang baru untuk lomba yang lebih besar agar pengalaman yang didapatkan juga lebih banyak,” tutupnya.