Membanggakan! Mahasiswa S2 PWK, Khoirul Adib, Raih Predikat Santri Inspiratif dari Kemenag RI

Mahasiswa Prodi S2 Perencanaan Wilayah dan Kota, Khoirul Adib, berhasil memperoleh penghargaan sebagai Santri Inspiratif dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Pemberian penghargaan ini berlangsung dalam acara Malam Anugerah Pesantren Award 2025 pada 20 Oktober 2025.

Khoirul Adib merupakan santri dari Pondok Pesantren Darul Ilmi Meteseh, Semarang. Selain sebagai santri, Khoirul Adib juga aktif berkecimpung di dunia riset teknologi. Tercatat, saat ini Adib mengikuti program Double Degree di S2 Perencanaan Wilayah dan Kota dengan Graduate School of Innovation and Practice for Smart Society, Hiroshima University, melalui pendanaan LPDP.

Selain itu, Adib juga banyak menorehkan prestasi yang mengesankan. Beberapa diantaranya adalah menjadi Invited Speaker dalam acara YSEALI AI Future Makers Thailand 2025, pembicara di International Symposium on Innovative Masjid (ISIM) dan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) pada 2024, peraih medali perak di WICO Korean University Invention Association 2023, dan peraih medali emas di World Startup Competition di Turki pada 2022.

Adib juga tercatat aktif dalam berwirausaha. Salah satu lini usaha yang dikembangkannya adalah KA Studio, yaitu studio yang berfokus pada pengembangan situs web, pembuatan aplikasi, UI/UX, dan layanan penjenamaan produk.

Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi capaian membanggakan ini. Bagi beliau, capaian ini selaras dengan visi Fakultas Teknik sebagai Fakultas yang beradab, unggul, dan berdampak.

“(Capaian ini) sudah seirama dengan tagline Fakultas Teknik, yaitu beradab, unggul, dan berdampak. unggul dan berdampak mungkin sudah sering dijalankan. Tapi beradab-nya itu kan diraih oleh teman-teman yang juara ini. Saya pikir, adab itu dimulainya dari sini. Jadi mereka (yang berprestasi) sangat in line, sangat support dengan tagline kita,” ujar beliau.

Harapannya, dengan capaian ini, banyak mahasiswa Fakultas Teknik yang juga menempuh studi di pesantren bisa terus berprestasi dan membanggakan nama Undip di dalam masyarakat.

“Presentasi jumlah santri yang melanjutkan studi di Fakultas Teknik itu kan tidak sebanyak dari siswa-siswa reguler yang bukan santri. Jadi ketika ada santri yang studi di Fakultas Teknik, dan bahkan lanjut sampai S2, tentunya itu menjadi kebanggaan bagi kami,” ucap Prof. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan.