Fakultas Teknik Undip Kirim 3 Tim untuk Berlayar di KKI 2025

Senin, 1 Desember 2025, Fakultas Teknik Undip resmi melepas tiga tim dari Departemen Teknik Perkapalan Undip untuk mengikuti Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025. Acara pelepasan dan grand launching purwarupa kapal berlangsung di Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 1.

KKI merupakan kompetisi resmi dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kemendiktisaintek yang bertujuan untuk menaungi inovasi-inovasi para mahasiswa Indonesia di bidang desain dan pembuatan kapal penumpang. Di tahun ini, KKI akan digelar pada 3 – 6 Desember 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang.

Adapun tiga tim yang bertanding dalam KKI 2025 antara lain adalah Tim Hydrotech Undip di kategori Pembuatan dan Unjuk Performa Prototipe Kapal Penumpang (ERC dan FERC), Tim Aterkia Roboboat Undip di kategori Autonomous Surface Vessel (ASV), dan tim Ekalawya UDT di kategori Lomba Desain Kapal Penumpang Inovatif (IDK, ISPK, dan IPK).

Perwakilan dari kontingen KKI 2025, Muhammad Sabilu Rosyad, berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Fakultas Teknik dan Universitas Diponegoro kepada seluruh tim. Ia berharap, kontingen Undip yang bertanding di KKI 2025 bisa memberikan hasil terbaik selama kompetisi berlangsung.

“Kami membawa nama baik jurusan, fakultas, dan universitas, serta dengan penuh rasa tanggung jawab, kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik dalam setiap kategori yang kami ikuti,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyambut baik para tim yang berkompetisi pada KKI tahun ini. Dalam sambutannya, beliau berpesan kepada seluruh tim untuk tetap berusaha dan berdoa agar diberikan hasil yang maksimal.

“Hasil itu tidak akan pernah berkhianat kepada ikhtiar, usaha kalian. Hal yang penting bagi kalian itu ikhtiarnya dulu dimaksimalkan. Masalah hasilnya, serahkan ke Tuhan,” pesannya.

Prof. Jamari berharap, kontingen KKI 2025 bisa menjaga nama baik institusi selama berkompetisi. “Kalian di sini adalah duta, dutanya Teknik Perkapalan, dutanya Fakultas Teknik, dutanya Universitas Diponegoro. Tolong ingat betul itu dan tolong jaga nama baik ini sebaik-baiknya,” tutupnya.