Tim Ekalawya Undip dari Departemen Teknik Perkapalan Undip kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini Ekalawya berhasil mendapatkan dua juara dari kompetisi SAMPAN 2025 yangi digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 13-14 September 2025.
Semarak Mahasiswa Teknik Perkapalan (SAMPAN) adalah kompetisi nasional di bidang perkapalan dan kemaritiman yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan FTK ITS. Dalam kompetisi ini, tim Ekalawya berhasil mendapatkan Juara 1 dan Juara 3 di kategori NASDARC Ship Design Innovation (SDI).
Mengusung tema “Teknologi untuk Pengurangan Emisi: Desain Kapal Inovatif untuk Masa Depan Bebas Emisi dalam Industri Maritim”, di kompetisi ini tim Ekalawya membawa dua desain kapal. Desain pertama berupa kapal general cargo hemat bahan bakar dan rendah emisi, dan desain kedua berupa kapal kargo yang dilengkapi dengan teknologi wind-assisted ship propulsion and x-bow.
“Desain kapal yang kami bawa itu untuk yang juara satu membuat desain kapal general cargo yang berfokus pada pengurangan emisi dan penggunaan bahan bakar terbarukan…Tim yang mendapat juara tiga mendesain kapal general cargo yang berfokus pada pengurangan emisi karbon,” ujar Miftahul Asyrafi, Ketua Ekalawya Undip.
Menurut Rafi, capaian ini tidak lepas hasil kerja keras dari tim serta dosen-dosen di Departemen Teknik Perkapalan Undip. Ia bersyukur timnya bisa bekerja dengan maksimal sehingga bisa membawa dua piala sekaligus.
“Kerja keras dari tim baik yang ikut lomba ataupun yang tidak saling membantu, dan juga dari dosen memberikan saran-saran yang bagus untuk inovasi yang kami kembangkan, yang kemudian diikutsertakan dalam perlombaan,” ujarnya.
Ia berharap, dari capaian ini, ke depannya tim Ekalawya Undip bisa semakin memaksimalkan potensinya untuk menghadapi kompetisi nasional dari Kemdiktisaintek, yaitu Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025.
“Yang pasti tujuan utama dari Ekalawya itu adalah KKI, di mana kami akan berusaha semaksimal mungkin agar apa yang kami torehkan di perlombaan SAMPAN bisa mendapatkan hal yang maksimal juga di KKI yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek,” tukas Rafi.