Fakultas Teknik Undip Tambah Tiga Guru Besar Baru di Bidang Teknik Mesin

Kamis, 9 Juli 2026, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) resmi mendapatkan tiga guru besar baru. Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Kampus Undip Tembalang

Ketiga guru besar baru tersebut yaitu Prof. Dr. Ir. Budi Setiyana, M.T. dari Departemen Teknik Mesin, Prof. Dr.Eng. Ir. Gunawan Dwi Haryadi, S.T., M.T., IPU. dari Departemen Teknik Mesin, dan Prof. Ir. Ojo Kurdi, S.T., M.T., Ph.D. dari Departemen Teknik Mesin.

Prof. Dr. Ir. Budi Setiyana, M.T., Guru Besar bidang Tribology – Contact Mechanics, menyampaikan pidato berjudul “Peningkatan Performa dan Keandalan Bantalan Mesin Berbasis Pengembangan Rekayasa Permukaan Kontak”

Dalam pengukuhannya sebagai Guru Besar bidang Tribology – Contact Mechanics, Prof. Budi Setiyana menyampaikan pidato berjudul “Peningkatan Performa dan Keandalan Bantalan Mesin Berbasis Pengembangan Rekayasa Permukaan Kontak”

Beliau menjelaskan hasil riset mengenai pemodelan bantalan berbasis rekayasa permukaan untuk meningkatkan performa dan keandalan. Menurut Prof. Budi, kombinasi rekayasa kimiawi dan fisik diperlukan agar pemodelan bantalan lebih realistis, menghasilkan getaran kecil, serta meningkatkan keandalan sistem.

Prof. Dr.Eng. Ir. Gunawan Dwi Haryadi, S.T., M.T., IPU., Guru Besar bidang Welding, Joining Engineering and Metallurgy, menyampaikan pidato berjudul “Teknologi Friction Stir Welding untuk Manufaktur Hijau dan Transportasi Masa Depan”.

Sementara itu, Prof. Gunawan Dwi Haryadi, Guru Besar bidang Welding, Joining Engineering and Metallurgy, menyampaikan pidato berjudul “Teknologi Friction Stir Welding untuk Manufaktur Hijau dan Transportasi Masa Depan”.

Ia memaparkan penelitian tentang friction stir welding (FSW), yaitu metode pengelasan menggunakan rotasi dan gesekan untuk menyatukan dua material tanpa melelehkan logam. Hasil risetnya menunjukkan bahwa teknologi FSW mampu mengurangi kerusakan struktur aluminium saat pengelasan, sehingga berpotensi mendukung industri manufaktur dalam memproduksi kerangka kendaraan listrik berbasis aluminium yang berkualitas tinggi.

Prof. Ir. Ojo Kurdi, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar bidang Structure Failure Analysis, memaparkan pidato berjudul “Kontribusi Analisis Kegagalan Struktur terhadap Peningkatan Keandalan dan Efisiensi Komponen Mesin menuju Kemandirian Otomotif dan Industri Nasional”.

Guru besar ketiga, Prof. Ir. Ojo Kurdi, S.T., M.T., Ph.D., dalam pengukuhannya sebagai Guru Besar bidang Structure Failure Analysis, menyampaikan pidato dengan judul “Kontribusi Analisis Kegagalan Struktur terhadap Peningkatan Keandalan dan Efisiensi Komponen Mesin menuju Kemandirian Otomotif dan Industri Nasional”.

Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara analisis kegagalan, eksperimen, dan simulasi rekayasa permukaan untuk menghasilkan komponen mesin yang andal dan efisien.

Prof. Ojo bereksperimen dengan teknologi Laser Surface Texturing dan ablasi laser untuk menciptakan tekstur serta saluran mikro yang meningkatkan performa komponen mesin. Keandalan komponen juga diperkuat dengan pelapisan PDMS dan PAA, serta analisis kegagalan menggunakan finite element analysis dan perangkat analisis lainnya.

Melalui integrasi riset tersebut, Prof. Ojo optimis bahwa industri manufaktur komponen mesin di Indonesia mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut baik para guru besar baru Fakultas Teknik. Ia berharap para guru besar bisa memberikan teladan yang baik bagi bangsa dan seluruh sivitas akademika Universitas Diponegoro

“Guru besar adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, dan ini adalah level tertinggi dalam pencapaian ilmu. Semoga Bapak Ibu semua yang dikukuhkan pada hari ini tetap selalu dan senantiasa menjadi role model terbaik bagi bangsa ini dan bagi kita semua,” pesan Prof. Suharnomo.

Sustainable Development Goals

SDG-12-150x150
SDG-4-150x150-1
SDG-7-150x150
SDG-9-150x150