Ingin Pelajari Undip Secara Langsung, SMA Perintis 2 Bandar Lampung Berkunjung ke Fakultas Teknik

Senin, 8 Desember 2025, Fakultas Teknik Undip menyambut kunjungan dari 86 siswa dan siswi kelas XII SMA Perintis 2 Bandar Lampung. Acara kunjungan ini berlangsung di R. Teater, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 4.

Menurut Kesi Sukaesih, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Perintis 2 Bandar Lampung, kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung seperti apa Universitas Diponegoro di hadapan para siswa. Diharapkan melalui kunjungan ini siswa bisa belajar lebih banyak tentang kehidupan kampus yang ada di Universitas Diponegoro.

“Kami sangat bangga ada di sini untuk belajar lebih dalam, untuk mengetahui lebih jauh, apa itu Universitas Diponegoro. Karena mungkin selama ini kami hanya baca di buku, hanya melihat di media sosial. Sekarang kami berkesempatan, bisa langsung mengetahui lebih banyak tentang Universitas Diponegoro,” ujar Sukaesih.

Beliau berharap, kunjungan ini bisa memberikan banyak informasi baru mengenai Universitas Diponegoro. “Kami sangat berharap bapak ibu dari Universitas Diponegoro bisa memberikan penjelasan dan informasi kepada peserta didik kami, dengan tujuan peserta didik kami mendapatkan wawasan baru, dan informasi yang baru tentang Universitas Diponegoro,” ucapnya.

Kunjungan ini diisi dengan materi yang disampaikan oleh dosen Departemen Teknik Elektro, Laily Asna Safira, S.T., M.T.. Selama sesi pemaparan, para siswa terlihat aktif dalam menggali informasi terkait Undip dan Fakultas Teknik sedalam mungkin. Beberapa pertanyaan yang muncul diantaranya terkait keunggulan prodi, jalur masuk, hingga tips dalam menentukan pilihan studi setelah lulus.

Manajer Tata Usaha, Achmad Rifai, S.E., mengapresiasi kedatangan para siswa dari SMA Perintis 2 Bandar Lampung. Beliau berharap, para siswa bisa mendapatkan banyak pelajaran berharga terkait Undip dan Fakultas Teknik yang dapat membantu mereka dalam memilih jenjang studi yang diinginkan setelah lulus.

“Harapan kami, pulang dari sini tidak hanya pulang saja, tapi benar-benar adik-adik membawa pelajaran, membawa pengetahuan baru, nanti bisa didiskusikan dengan orang tua, atau saudara lain, atau temannya, atau bapak ibu guru, next-nya mau seperti apa,” ucap Rifai.