Fakultas Teknik Undip Gelar Lokakarya Zona Integritas, Kembangkan Inovasi Layanan Menuju ZI-WBBM

Jumat, 28 November 2025, dalam rangka untuk menyiapkan pengajuan predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) di tahun 2026, Fakultas Teknik Undip menyelenggarakan lokakarya dengan tema “Identifikasi dan Pengembangan Inovasi Layanan di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro”. Acara ini digelar di R. Sidang Senat, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 3.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Fakultas serta seluruh anggota Tim Kerja Pembangunan ZI-WBBM Fakultas Teknik Undip. Dalam kegiatan ini, tiap tim pengungkit melakukan pemetaan terhadap inovasi apa saja yang berpotensi untuk dikembangkan agar kualitas pelayanan di Fakultas Teknik Undip bisa meningkat.

Lokakarya ini dibuka dengan sambutan dari Manajer Tata Usaha Fakultas Teknik Undip, Achmad Rifai, S.E.. Dalam sambutannya, beliau berpesan kepada tiap tim pengungkit agar bisa berfokus pada identifikasi layanan serta menyiapkan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas untuk tahun depan.

“Walaupun judulnya di workshop kali ini tentang identifikasi, tapi sebenarnya kita fokusnya penyusunan LKE. Jadi semuanya, jadi tidak hanya identifikasi dan pengembangan inovasi saja, tapi lebih fokus bagaimana pengisian LKE,” ujarnya.

Wakil Ketua III Tim Kerja Pembangunan ZI-WBBM Fakultas Teknik Undip, Dr. Ir. Budi Prasetyo Samadikun, S.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng. menambahkan, pemetaan inovasi ini berguna untuk memperluas manfaat dari inovasi yang sudah diterapkan di Fakultas Teknik Undip. Hal ini penting sebagai salah satu persyaratan dalam pengajuan ZI-WBBM.

“Di ZI-WBBM ini yang jadi kunci utamanya bukan hanya di apa yang sudah kita create, apa yang sudah kita kembangkan untuk user ataupun stakeholder, tapi lebih ke bagaimana apa yang sudah kita ciptakan itu bisa berdampak lebih luas, atau manfaatnya itu lebih terasa, terutama oleh stakeholders kita, baik itu internal maupun eksternal,” ucapnya

Lokakarya ini diisi dengan pemaparan tentang hasil pemetaan serta usulan pengembangan inovasi dari tiap tim pengungkit. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pembuatan draf LKE. Harapannya, melalui lokakarya ini, Fakultas Teknik Undip mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi sehingga bisa meraih predikat ZI-WBBM di tahun depan.

“Kami berharap LKE yang kita susun pada kesempatan kali ini benar-benar mencerminkan bahwa kita harus lebih baik lagi, karena kemarin sudah ada beberapa catatan yang harus kita perbaiki…Kita buktikan bahwa ZI-WBBM Fakultas Teknik memang top,” tutup Rifai.