Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Kimia Undip, Abdurohman Fawwaz, berhasil mendapatkan Juara II (Putra) Cabang Hifdzil Qur’an 20 Juz dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII 2025. Pada tahun ini, MTQMN digelar di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 3-10 Oktober 2025.
Capaian ini menjadi bukti bahwa kegiatan akademik dan aktivitas spiritual bisa berjalan dengan selaras di Fakultas Teknik. Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Ir. Nita Aryanti, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. berharap, prestasi ini bisa memotivasi mahasiswa lain untuk tetap berprestasi dan tetap menjalankan perintah agamanya dengan baik.
“Tidak banyak juga mahasiswa Fakultas Teknik yang juga hafiz qur’an. dan alhamdulillah mas Abdurohman Fawwaz ini bisa memperoleh Juara II untuk Hifdzul Qur’an 20 Juz. Artinya ini juga menunjukkan bahwa jika mahasiswa ini ingin tetap menjaga hafalannya, itu tidak menjadi halangan untuk studi di Fakultas Teknik,” ucap Prof. Nita.

Di tahun ini, MTQMN XVIII 2025 mengambil tema “MTQMN sebagai Penguat Karakter Qur’ani Mahasiswa yang Berdampak menuju Indonesia Emas”. Ajang ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi, kompetisi, sekaligus penguatan spiritual bagi para mahasiswa muslim di seluruh Indonesia.
Terkait kemenangan ini, Fawwaz mengaku bersyukur karena bisa menyumbangkan satu juara bagi kafilah Undip. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan dari banyak pihak.
“Alhamdulillah, perasaan saya tentu sangat bersykur dan bangga bisa membawa pulang prestasi untuk Undip di ajang MTQMN 2025 ini. Bagi saya, ini bukan hanya tentang kemenangan pribadi, tapi juga hasil dari kerja keras, doa, dan dukungan dari banyak pihak,” ujarnya.
Ia berharap, prestasi ini bisa memicunya untuk terus konsisten dalam menjaga nilai-nilai agama serta berkontribusi lebih besar bagi Undip ke depannya.
“Semoga saya bisa terus berkembang dan tetap istiqamah dalam membawa nilai-nilai alquran, bukan hanya di ajang perlombaan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semangat syiar alquran di lingkungan kampus semakin tumbuh dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk berani tampil dan berkontribusi,” tegasnya.