Tim Pocalunar Melesat di Posisi 2nd Runner Up dalam Ichedece 2025

Fakultas Teknik kembali mendapatkan kabar membanggakan. Tim Pocalunar Chem-e-Car sukses membawa pulang 2nd Runner Up dalam kompetisi chem-e-car internasional bertajuk Ichedece 2025. Kompetisi ini digelar di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta, pada 3-4 Oktober 2025.

Indonesia Chemical Reaction Car Development Challenge (Ichedece) adalah kompetisi mobil reaksi kimia (chem-e-car) berskala internasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Kimia UNS. Dalam kompetisi ini, 19 tim dari berbagai universitas di Indonesia saling berlomba untuk mengembangkan purwarupa mobil yang bergerak menggunakan reaksi kimia selain pembakaran.

Untuk kompetisi ini, Tim Pocalunar membawa tiga purwarupa mobil. Namun, dari ketiga purwarupa yang ikut bertanding, hanya ada satu mobil yang berhasil meraih posisi 2nd Runner Up, yaitu Elaryon.

Dalam kompetisi Ichedece 2025, tim Pocalunar diharuskan untuk membuat purwarupa mobil yang nantinya digerakkan melalui reaksi kimia

Purwarupa Elaryon berhasil naik podium setelah mencatatkan hasil terbaik ketiga selama race berlangsung. Menurut Laurentia Auren Yoicy Talentina, salah satu anggota Tim Pocalunar, capaian ini termasuk cukup baik mengingat ketatnya kompetisi pada tahun ini.

“Kompetisi Ichedece pada tahun ini sangat sengit. Tim yang mengikuti kompetisi tersebut merupakan tim yang sebelumnya mengikuti kompetisi Chem-e-car di skala internasional…Hasil race yang tidak terpaut jauh dan kompetisi yang diikuti oleh 19 tim inilah yang membuat suasana kompetitif dan ketegangan sangat berasa,” ujar Laurentia.

Ia mengungkapkan, tim Pocalunar sudah cukup puas dengan prestasi yang mereka raih di Ichedece 2025. Menurutnya, capaian ini sudah sepadan dengan usaha yang mereka lakukan selama ini dalam mengembangkan purwarupa mobil mereka.

“Tentunya perasaan dari kami sangat senang dan bangga, karena usaha dan semua yang sudah kami luangkan dalam riset mobil prototype ini terjawab dengan hasil yang telah kami peroleh,” ucapnya.

Saat ini, tim Pocalunar berfokus untuk mengembangkan riset terkait purwarupa mobil mereka. Ia berharap, selepas Ichedece tahun ini, tim Pocalunar bisa terus berinovasi dan mengembangkan diri agar bisa meraih prestasi-prestasi lainnya.

“Kami akan terus meningkatkan riset dan membuat inovasi yang berbeda untuk kompetisi-kompetisi selanjutnya, sehingga Pocalunar akan tetap menjadi wadah pengembangan bagi mahasiswa Fakultas Teknik untuk ke depannya,” tutur Laurentia.