Teknik Sipil Undip Kirim Mahasiswa IUP untuk Lanjutkan Studi di Taiwan dan Belanda

Selasa, 12 Agustus 2025, Departemen Teknik Sipil Undip kembali berangkatkan lima mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) untuk melanjutkan studi di National Cheng Kung University (NCKU) dan Saxion University of Applied Sciences (Saxion). Acara pelepasan berlangsung di R. Sidang Senat, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. Lantai 3.

Di periode ini, tiga mahasiswa IUP, yaitu Alya Nabila Ardhanari, Rhaditya Viansyah Ar-Rizky, dan Pramananda Nayaka Wijaya, akan meneruskan studinya melalui Program 3+2 di NCKU. Sedangkan dua mahasiswa lainnya, yaitu Raditya Aryasuta dan Tertius Juan Bert Purba, akan melanjutkan studi melalui Program 3+1 di Saxion.

Program 3+2 ini sendiri adalah hasil kerja sama antara Undip dan NCKU yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menamatkan Sarjana di universitas mitra, sembari melanjutkan studi Magister di universitas tersebut. Nantinya mahasiswa bisa mendapatkan gelar Sarjana dari Undip dan gelar Magister dari NCKU.

Sedangkan program 3+1 adalah program gelar ganda dari Saxion University of Applied Sciences yang digelar selama satu tahun. Mahasiswa yang lulus dari program ini akan mendapatkan dua gelar Sarjana sekaligus, yaitu Sarjana Teknik dari Undip dan Bachelor of Engineering dari Saxion.

Alya Nabila Ardhanari, salah satu mahasiswa IUP yang akan berangkat ke Taiwan, mengungkapkan bahwa program ini sangat menarik baginya. Menurutnya, kesempatan ini bisa menambah pengalaman belajarnya sekaligus belajar budaya dan relasi dengan mahasiswa lainnya dari berbagai negara.

“Kalau dari saya priibadi, agar bisa menambah pengalaman belajar dengan sistem yang berbeda, sekaligus memperluas wawasan secara akademik maupun non-akademik. Bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, belajar budaya yang berbeda, serta membangun relasi dengan teman-teman dari berbagai negara,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi para mahasiswa IUP yang akan meneruskan studi di luar negeri ini. Beliau berharap, para mahasiswa bisa menjaga nama baik Fakultas Teknik dan Indonesia.

“Kamu adalah duta Fakultas Teknik, duta bangsa. Jadi tolong jaga nama bangsa ini dengan sangat baik,” pesan beliau.