KLATEN – Minimnya penerangan jalan umum dan kondisi geometrik jalan yang memiliki tikungan tajam menjadi perhatian khusus Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro di Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Guna meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan, mahasiswa Teknik Sipil Undip melakukan instalasi perlengkapan jalan berupa delineator (patok pengarah) dan reflector (pemantul cahaya) di dua titik tikungan rawan di desa setempat.
Program ini diinisiasi oleh Anugrah Fatur Rahman, mahasiswa Departemen Teknik Sipil Undip. Menurutnya, pemasangan ini didasarkan pada survei lapangan yang menunjukkan adanya keterbatasan samping jalan yang berbahaya bagi pengendara, terutama pada malam hari.
“Secara teknis, tikungan di lokasi ini membutuhkan visual guidance (panduan visual). Pemasangan delineator yang dilengkapi stiker pemantul cahaya (reflector) berfungsi sebagai pengarah alinyemen (penampang memanjang untuk melihat jalan) jalan bagi pengemudi saat kondisi gelap atau cuaca buruk, sehingga risiko kendaraan keluar jalur dapat diminimalisir,” jelas Anugrah.
Proses instalasi dilakukan pada Kamis 5 Februari 2026 dengan memperhatikan aspek kekuatan struktur patok agar tidak mudah goyah. Penempatan alat pengarah jalan ini difokuskan pada sisi luar tikungan untuk memaksimalkan efektivitas panduan bagi kendaraan yang melintas dari kedua arah.

Tampak visual produk, Desa Gesikan, Jumat (6/2/2026).
Kepala Desa Gesikan, Rakanta Sinus Ika, menyambut positif langkah preventif/pencegahan ini. Ia mengungkapkan bahwa lokasi tersebut memang kerap membuat was-was warga maupun pengguna jalan yang melintas. “Bantuan teknis berupa pemasangan rambu ini sangat bermanfaat langsung bagi keselamatan warga,” ujarnya.
Dengan adanya penambahan fasilitas keselamatan jalan ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Desa Gesikan dapat ditekan dan memberikan rasa aman bagi mobilitas warga sehari-hari.
Penulis: Anugrah Fatur Rahman
Editor: Indra Gunawan