Tim Antawirya Undip kembali meraih hasil gemilang dari Shell Eco-Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2026 yang digelar di Lusail International Circuit Qatar, 21-25 Januari 2026.
Dalam kompetisi tersebut, tim Antawirya Undip sukses mendapatkan dua juara, yaitu Juara 2 untuk kategori Prototype Internal Combustion Engine dan Juara 4 untuk kategori Battery Electric. Selain itu, tim Antawirya Undip juga berhasil lolos kualifikasi untuk mengikuti World Championship 2027.
General Manager Antawirya Undip, Fivananda Muhammad Bintang Haramain mengungkapkan, kemenangan tahun ini menjadi sejarah baru bagi Antawirya. Untuk pertama kalinya, tim Antawirya Undip dinyatakan lolos ke ajang World Championship setelah masuk empat besar tim dengan poin tertinggi di Shell Eco-Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2026.
“Kejutan dan kebanggaan terbesar bagi kami adalah saat Tim Antawirya dinyatakan Qualified for World Champion 2027 sebagai salah satu dari empat tim dengan perolehan poin tertinggi di Shell Eco Marathon Qatar 2026, yang sekaligus menjadi sejarah pertama bagi Tim Antawirya untuk lolos ke ajang World Championship,” ucapnya.
Bintang menegaskan, capaian ini menjadi pemicu semangat bagi tim Antawirya Undip untuk terus meningkatkan kualitasnya. Ia optimis tim Antawirya Undip bisa meraih hasil membanggakan sebagai wakil dari region Asia-Pasifik dan Timur Tengah.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini, namun kami tidak ingin cepat berpuas diri. Kami akan terus menjaga konsistensi dan kembali membuktikan kualitas mahasiswa Universitas Diponegoro yang mampu membanggakan Undip, Indonesia, serta mewakili Asia di kompetisi dunia,” tambahnya.
Dalam kompetisi ini, tim Antawirya Undip menurunkan dua purwarupa untuk bertanding, yaitu Rondhan ICE untuk kategori Prototype Internal Combustion Engine, dan Rondhan EV untuk kategori Urban Concept Battery Electric.
Bintang berharap, tim Antawirya Undip bisa terus konsisten dan meraih prestasi di tingkat global.
“Harapan saya untuk Tim Antawirya ke depannya adalah agar kami tidak pernah cepat puas dengan setiap pencapaian yang telah diraih dan tetap konsisten untuk terus membanggakan Universitas Diponegoro dan Indonesia,” pungkasnya.