Pada hari Kamis (7/10), bertempat di ruang Sidang lantai 3, Gedung Kuliah Umum Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, telah diselenggarakan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UKL – UPL Pembangunan Pipa Transmisi Ruas Transmisi Cirebon–Semarang, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Ibu Irine Yulianingsih dengan Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Prof. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D. Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Perjanjian Kerja sama ini merupakan kegiatan Swakelola Penyusunan UKL-UPL Kegiatan Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi dan Manajemen Rekayasa Lalulintas – Tahun 2021.
Maksud dari kegiatan kerja sama ini adalah untuk mensinergikan, memanfaatkan, mengoptimalkan, dan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki oleh PARA PIHAK dalam Penyusunan UKL-UPL Kegiatan Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi dan Manajemen Rekayasa Lalulintas.
Tujuan dari kegiatan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan dan memanfaatkan potensi PARA PIHAK dalam Penyusunan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL)/Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) Jaringan Pipa Cirebon Semarang berupa dokumen perencanaan teknis infrastruktur gas bumi yang disepakati oleh PARA PIHAK.
Kerja sama ini merupakan salah satu bukti kepercayaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kepada Universitas Diponegoro, dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang langsung diawasi oleh Presiden dan Kementerian ESDM.


Pada kesempatan ini, Prof. M. Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D. menyampaikan terimakasih kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi atas kepercayaan yang diberikan dalam kerja sama dengan Universitas Diponegoro. Beliau juga menuyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan salah satu pencapaian tertinggi atas IKU Renstra Universitas Diponegoro di bidang Kerja Sama, di tahun 2021 ini. Selain itu perihal ini juga merupakan proyek awal dari rencana kerja sama lainnya di masa yang akan datang.
Sementara, ibu Irene Yulianingsih menyampaikan saran kepada Universitas Diponegoro agar ke depan, terutama untuk urusan administratif dalam hal kerja sama agar dapat dibuat lebih simpel, mudah, cepat, namun tetap taat pada prosedur dan aturan hukum yang ada.