Baru-baru ini, Dr. Iwan Rudiarto,  salah satu dosen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro menjadi salah satu pembicara dalam Seoul Smart City Conference 2020 yang merupakan konferensi Internasional terkait dengan pembangunan Smart City di suatu negara. Acara konferensi internasional tersebut diselenggarakan oleh Seoul Metropolitan Government bekerjasama dengan Seoul Digital Foundation, dan Graduate School of Environmental Sciences, Seoul National University (GSES, SNU) dari tanggal 22 sampai 23 September 2020 di Kota Seoul, Korea Selatan. Acara ini disiarkan langsung dari Seoul City Hall melalui media online dan youtube.

Acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempromosikan pemahaman isu-isu kebijakan kota global yang berhubungan dengan inclusive smart city dari berbagai pelaku; untuk mempormosikan dan mendukung kerjasama global melalui pertukaran pengetahuan dan pengambilan kebijakan bersama, serta memaparkan tren dan debat sehubungan dengan smart city yang ada saat ini dan bagaimana mengatasinya.

Keterlibatan Dr. Iwan Rudiarto sebagai pembicara dalam konferensi ini merupakan tindak lanjut kerjasama dengan program GSES-SNU yang telah berlangsung sekitar 7 tahun lebih. Pelaksanaan konferensi ini mempunyai peranan penting dalam rangka lebih memposisikan keterlibatan Fakultas Teknik, terutama Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota dalam perkembangan smart city di Indonesia. Terutama lagi dengan adanya kelas tematik “Smart City” di Program S2 MPWK Undip yang bekerjasama dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas, yang akan dapat menambah wawasan dan pengetahuan dosen dan mahasiswa tentang smart city secara lebih luas, tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga secara global.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Iwan Rudiarto memaparkan materi  tentang Development and Challenges of Smart City in Indonesiayang dihimpun dari beberapa kasus penerapan smart city di beberapa kota di Indonesia. Peserta dari konferensi ini terdiri dari berbagai latar belakang diantaranya; pengambil kebijakan, penggiat teknologi, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya yang berhubungan dengan pengembangan smart city dari berbagai negara. Selain Dr. Iwan Rudiarto, hadir pula pembicara lain dari Seoul National University-Korea Selatan, Yonsei University-Korea Selatan, Tshinghua University-China, dan dari European Network of Living Lab.