Home / Kabar Fakultas / ENCENG GONDOK UNTUK BIOGAS

ENCENG GONDOK UNTUK BIOGAS

Lima mahasiswa Fakultas Teknik Kimia Universitas Diponegoro  yaitu Alfiyanti, Deo Reynaldo Alwi, Indra Riadi, Istiana Norita Rahma dan Noor Hanifah Angga Putra berhasil menyabet satu pimnas1upmedali emas pada Pekan Ilimah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dengan judul MERCEDES (Mesophilic Reactor Anaerobic Digestion sebagai Penghasil Biogas dan Pupuk Cair dalam upaya Desa Mandiri Energi di Desa Calombo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang diselenggarakn di Institut Pertanian Bogor  tanggal 8-11 Agustus 2016.
Judul Karya Ilmiah tersebut merupakan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang di lakukan di Dusun Calombo, Kabupaten Semarang. Di dusun tersebut terdapat 1.125 jiwa bertempat tinggal berbatasan dengan Rawapening. Mata pencaharian utama sebagai nelayan yang selama ini terganggu akibat perairan Rawapening ditumbuhi eceng gondok  sehingga menurunkan produksi perikanan. Telah dilakukan upaya untuk menguranginya dengan memanfaatkannya sebagai bahan kerajinan dan kompos, namun belum maksimal. Upaya lain yang juga menjadi tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memanfaatkan eceng gondok menjadi biogas sebagai bahan pimnas3bakar, pupuk cair sekaligus mengurangi populasinya. Untuk mencapai tujuan kegiatan, dilakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara sosialisasi tentang manfaat dan potensi eceng gondok, biogas dan pupuk cair kepada warga serta melatih warga agar terampil membangun unit biogas.
pimnas2Kegiatan ini berhasil membuat satu unit biogas MERCEDES (Mesophilic Reactor Anaerobic Digestion) yang menghasilkan biogas serta pupuk cair. Potensi ekonomi yang didapat apabila semua kepala keluarga di Dusun Calombo menerapkannya adalah tersedianya energi biogas senilai Rp. 17.112.000 pertahun, pupuk cair senilai Rp. 200.000 per kepala keluarga perhari serta potensi berkurangnya eceng gondok seluas 6-15% pertahun, disamping mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat Dusun Calombo tentang manfaat lain dari eceng gondok serta terampil membuat unit biogas. Program ini telah dibuktikan dengan dimanfaatkannya biogas dan pupuk cair oleh Bapak Musyafa serta telah membentuk struktur kepengurusan pengelola unit biogas sebagai bentuk keberlanjutan program.

About Desy -

Baca Juga..

FT MENDAPAT KUNJUNGAN DARI ADIK-ADIK SMA PGRI 1 JOMBANG

Adik-adik SMA penasaran bagaimana berkuliah di Fakultas Teknik UNDIP? Ya…itulah penasaran yang dialami oleh sejumlah …

KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI FT UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Hari ini Fakultas Teknik UNDIP mendapat kunjungan studi banding dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang …